Pengalaman Magang di Bank Indonesia Part II

Hari pertama masuk magang di BI adalah Senin, 16 Januari 2017 yang lalu. Karena hari pertama jadi agak nervous gimana gitu hehe oleh karena itu, untuk masuk ke ruangan Div. Arsip BI Saya janjian dengan Nisa agar masuk berdua. Bank Indonesia masuk sangat pagi sekali yaitu pukul 07.10 dan Saya sudah berada di lobi lantai dasar pukul 06.30 untuk menunggu Nisa. 15 menit kemudian kita naik ke lantai 3 ke ruang Div. Arsip dan di lift bertemu seorang ibu-ibu yang terjepit pintu lift, disitu keadaan awkward ditambah si Nisa yang kaget mengucap istighfar kencang. Ibu-ibu yang terjepit pintu lift itu ternyata adalah pegawai Div. Arsip yang namanya ibu Nani dan beliau yang akhirnya menjadi pegawai yang paling dekat dengan kita hehe.
Oke, langsung ke intinya aja ya daritadi kebanyakan intronya haha. Jadi tugas kita mahasiswa magang di BI dalam kesempatan ini Saya di Divisi Arsip adalah mostly menjadi Data Entry Operator (DEO) jadi kita masukin data-data ke sistem aplikasi yang dimiliki BI. Selain, entri data, kita juga membantu validasi data yang udah masuk ke aplikasi dan juga membantu dalam pemindahan arsip-arsip satuan kerja di BI ke/dari pusat penyimpanan arsip BI di Divisi Arsip ini. Magang di Divisi Arsip enak dan seru apalagi teman seumuran banyak karena pekerja harian untuk membantu pegawai Div. Arsip banyak dan rata-rata umurnya 20-24 tahun. Namun ada minusnya juga, yakni kita tidak dikasih kartu akses untuk membuka pintu jadi ribet banget kalau mau ke toilet atau mau keluar masuk. Kita harus nunggu barengan untuk keluar/masuk atau minjam ID card yang ada aksesnya.
Anak magang boleh pulang setiap bel pulang berbunyi pukul 16.15. Agak lucu memang ada bel pulangnya haha, bel pulangnya seperti lagu. Sedangkan pegawai BI rata-rata baru pulang selepas magrib walaupun masuk dari pukul 07.10.
Ketika sudah tiga minggu kita di Divisi Arsip, Saya dan Nisa diminta untuk pindah divisi oleh ibu Kepala Arsip, Ibu Yunis. Kami diminta untuk pindah ke Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola (DMST) untuk mengetahui aplikasi arsip lainnya dan sekalian membantu tugas pengarsipan disana. Awalnya sangat malas dan segan untuk pindah tetapi lama kelamaan malah lebih enak di DMST ini haha.
Kita pindah ke DMST bersama 4 orang mahasiswi dari Univ. Budi Luhur jadi total 6 orang dan ditambah 2 pegawai harian Divisi Arsip mas Adit dan Ryan untuk mengajar kami selama di DMST.
Saya berada di Gedung Thamrin BI lantai 2 bersama Nisa saja sedang 4 anak UBL dan 2 pegawai harian semuanya di lantai 3 karena memang di lantai 3 tugasnya lebih banyak dari lantai 2.
Di lantai 2 kami bekerja di ruangan pojok tempat fotokopi bersama mbak Eka dan mbak Senny. Mereka sama seperti mas Adit dan Ryan pegawai pembantu harian. Pekerjaan kami disini lebih ke urusan Warkat Keuangan dan input data ke aplikasi yang baru. Di DMST lantai 2 ini seru banget kita ketawa dan makan mulu haha. Ada 2 pegawai kurir BI (messenger) yang selalu becanda sama kita dan mereka baik banget khususnya mas Riza. Beliau masih muda dan selalu nyariin makanan dan ajak kita kalau ada satuan kerja yang lagi hajatan. Jadi kita ber 4 (Saya, Nisa, mbak Eka, dan mbak Shenny) diam-diam keluar untuk jalan-jalan mencari satker yang lagi hajatan tersebut haha. Kira-kira genap sebulan magang di DMST lantai 2 ini kita happy banget, kerjaannya tiap hari ketawa ngakak sama makan haha. Selama di DMST ini malah Saya dan Nisa tidak dekat dengan pegawai BI nya melainkan ke pegawai harian dan messenger. Selain makan di dalam komplek perkantoran BI, kita juga diajak makan siang disekitaran jalan Thamrin seperti di Sabang dan kantin Bank Mandiri sampai ke Starbucks Sarinah. Pokoknya seru banget pengalamanan di DMST. Don't get me wrong, ketika magang di Div. Arsip juga seru dan enjoy. FYI, DMST itu berada di Gedung Thamrin tempat Dewan Gubernur dan Gubernur BI berkantor jadi gedungnya dekornya mewah dan kalau kita berkesempatan dapat bertemu dengan Dewan Gubernur bahkan Gubernur BI.
Setelah sebulan kami berada di DMST akhirnya kami ditarik kembali ke Divisi Arsip untuk kurang lebih 8 hari terakhir di BI. Pada hari terakhir kami, kami berpisah dan foto-foto bersama para pegawai Divisi Arsip. Sedih berpisah dengan mereka apalagi bu Nani. Nisa saja sampai nangis dan meluk bu Nani saat berpisah. Memang diantara semua pegawai Divisi Arsip, bu Nani lah yang paling dekat dengan kita dan berkesan untuk kita haha karena beliau orangnya kocak dan seru.

Sekian pengalaman dari Saya selama magang di BI semoga ada faedahnya untuk para pembaca haha.

Komentar