Pengalaman Magang di Bank Indonesia


Oktober 2016 lalu Saya dan satu teman Saya yakni Annissa Ayunindra mencoba untuk apply internship di Kantor Pusat Bank Indonesia yang lokasinya ada di pusat kota Jakarta yaitu di jalan M.H. Thamrin. Saya dan Nisa berdua naik motor pergi ke BI dari kampus kami di Depok. Kami adalah mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta jurusan Administrasi Bisnis. Di Jurusan Saya untuk syarat kelulusan adalah membuat Tugas Akhir (TA). TA adalah seperti mini skripsi yang isinya deskriptif kerja selama minimal 2 bulan kita para mahasiswa tingkat akhir Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau magang di perusahaan atau lembaga pemerintahan.
Saya berniat untuk mengambil Public Relation (PR) untuk Tugas Akhir Saya dan untuk bagian tempat Saya magang di BI Saya ingin di bagian Komunikasi atau Humas Bank Indonesia. Sedangkan Nisa ingin mengambil Kearsipan karena memang dia sangat passionate dengan kearsipan dibuktikan dia pernah juara 1 lomba kearsipan se-Politeknik di Indonesia.
Sampailah kami berdua di BI naik motor dari Depok. Kami masuk dari gerbang pintu masuk BI yang berada di jalan Kebon Sirih. Saya parkirkan motor Saya di parkiran motor di trotoar percis berada di depan gerbang BI Kebon Sirih. Masuklah kami melalui metal detector seperti di bandara tas dan diri kami pun diperiksa oleh metal detector tersebut. Seorang Satpam menanyakan kami apa keperluan kita datang ke BI dan Saya menjawab ingin apply magang. Setelah ditanya keperluan datang ke BI apa kami diwajibkan meninggalkan KTP atau ID Card lainnya di gerbang tadi untuk ditukarkan dengan ID Card BI untuk tamu. Oiya pas kami menjawab ingin apply magang di BI, Satpam BI tersebut langsung menyarankan kami untuk ke gedung Tipikal lantai 9 bertemu dengan Ibu Tita Damayanti. Sebenarnya Saya sudah tahu hehe karena sebelum pergi Saya sudah banyak browsing tentang bagaimana apply magang di BI. FYI aja, sekarang bu Tita sudah pensiun dan digantikan posisinya oleh Ibu Nurbaeningsih. Ibu Nurbaeningsih inilah yang akan dicari-cari para pencari magang di BI haha. Tetapi pas waktu Saya apply masih dengan ibu Tita.
Gedung Tipikal letaknya sebelah kanan dari gerbang Kebon Sirih dan gedungnya berwarna putih menyambung dengan gedung ARSEK. Masuk ke gedung Tipikal memerlukan pemeriksaan tas dan diri pada metal detector lagi. Pusing ribet sekali prosedur keamanan di BI ini mungkin karena di BI banyak duit disimpan kali ya haha :p. Kami ditanya satpam lagi keperluan ke gedung Tipikal-ARSEK tersebut ada apa dan kami langsung diarahkan ke meja resepsionis untuk menukarkan ID Card BI yang didapat di gerbang dengan ID Card khusus untuk gedung Tipikal. Kantor Ibu Tita ada di lantai 9 gedung Tipikal dan kami harus naik lift yang berada di ujung lorong gedung. Jangan naik lift yang pertama karena itu untuk ke gedung ARSEK.
Di lantai 9 ternyata sudah ada beberapa orang yang kelihatannya mahasiswa para pencari magang juga seperti Saya dan Nisa haha. Nasib jelek untuk Saya dan Nisa karena kata Bu Tita di BI sudah penuh untuk mahasiswa magang sampai April 2017. Wow, sampai April sudah penuh padahal kita ingin masuk bulan Januari. Tapi perjuangan belum selesai, kami masih mencoba meminta tolong Ibu Tita dan Alhamdulillahnya bu Tita mau membantu dengan mengasih saran untuk mendatangi tempat dan menanyai apakah masih dapat menerima magang disitu atau tidak. Dimulai dari Perpustakaan Riset BI Institute yang letaknya di gedung kembar BI yang terkenal tapi tidak membuahkan hasil. Lalu kami ke divisi Arsip lantai 3 dan bertemu dengan Ibu Rini Andriani. Alhamdulillah kami diterima untuk magang di divisi Arsip BI. Sangat cocok dengan Nisa yang ingin mengambil Tugas Akhir tentang Kearsipan berbeda dengan Saya yang akhirnya melepas keinginan mengambil Public Relation yang akhirnya berubah menjadi Kearsipan. Sepulangnya dari BI kami senang diterima setelah ditilang polisi dan muter-muter komplek perkantoran BI yang luas banget hihi. Jadi, sedikit saran untuk yang mau apply magang di BI untuk nanya dan tahu terlebih dahulu tempat atau divisi yang ingin dipilih di BI sebelum ataupun sesudah ke bagian SDM lantai 9 tersebut. Sebenarnya ini menyalahi prosedur tetapi dengan cara ini kita jadi tidak menunggu bagian SDM untuk memberikan kesempatan masuk magan di BI. Karena yang mau magang di sangat banyak dan ngantri jadi kita perlu lebih aktiv dalam mencari informasi ketersedian tempat untuk magang di setiap divisi-divisi di BI.
Sekian dan sampai berjumpa tanggal 16 Januari 2017 Bank Indonesia!.

Cerita selanjutnya bersambung ke part II yaaa J

Komentar